The Wedding of

Widi & Firman

- Minggu, 24 Januari 2021 -

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Assalamu`alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami:

Widi Widayanti

Putri dari Bapak Junaedi
& Ibu Dedeh Fatimah

- & -

Firman Alamsyah

Putra dari Bapak Ngadimin
& Ibu Naah

Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri Resepsi Pernikahan kami.

Akad Pernikahan

Resepsi Pernikahan

--

Untuk mematuhi himbauan pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19, maka diharapakan Bapak/Ibu/Saudara/i tamu undangan untuk:

--

gunakanmasker

Selalu memakai masker selama acara berlangsung

mencucitangan

Mencuci tangan sebelum dan sesudah memasuki lokasi acara.

jagajarak2M

Tidak berkerumun, dengan menjaga jarak satu sama lain.

salaman

Tidak bersalaman, dapat menggantinya dengan salaman jarak jauh

--

Terima kasih atas pengertian Bapak/Ibu/Saudara/i, semoga dengan melakukan protokol kesehatan di atas, kita semua dapat terjaga dari Covid-19.

--

WAKTU MENUJU ACARA
00 HARI 00 JAM 00 MENIT 00 DETIK

Story

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”

QS. Ar-Rum : 21

--

  • 2017
    Pertama kali bertemu diperkenalkan oleh teman kami.
  • 2018
    Memilih untuk fokus pada karir dan pendidikan masing-masing, dan kami memilih untuk berjalan pada garis takdir dan berserah diri, jika memang jodoh akan dipertemukan kembali.
  • 2019
    Pada akhir tahun tanpa disengaja bertemu kembali dan belum ada pembicaraan apapun.
  • 2020
    Kembali saling mengontak dan mengarah pada pembicaraan serius dengan saya sebagai wanita menantang dia jika dia serius langsung meminta izin pada orangtua saya, karna tak akan ada niatan serius jika tanpa pembuktian, dan karna pandemi dia meminta izin orangtua saya melalui VCall dan kami bertemu lagi dengan keluarga kami langsung diacara lamaran kami. Disitu kami memutuskan untuk memulai dan melangkah ke jenjang yang lebih serius.
  • "Tak ada keseriusan tanpa pembuktian, tak akan ada kebahagiaan tanpa melalui proses ujian. Pada akhirnya untuk bisa saling melengkapi dalam naungan keridhaan-Nya adalah buah dari kesabaran dalam penantian"

--

Yang Berbahagia,

Keluarga Bapak Junaedi
& Ibu Dedeh Fatimah

- & -

Keluarga Bapak Ngadimin
& Ibu Naah

Kami mengundang Anda,
untuk menghadiri momen spesial kami

Widi & Firman

Home
Couple
Event
Story and Wish
error: Content is protected !!